SEKILAS INFO

     » Selamat Datang di Situs Resmi Badan Ketahanan Pangan Kabupaten Madiun
Selasa, 22 November 2016 - 09:26:26 WIB
Kawasan Rumah Pangan Lestari

Diposting oleh : Administrator
Kategori: Bid. Distribusi & Ketersediaan Pangan - Dibaca: 238 kali

 “Alhamdulillah, seneng mas ada bahan makanan di pekarangan. Jadi enak kalau butuh bahan tambahan buat masakan.” Ucap Sriwati, salah seorang penduduk yang pekarangan rumahnya ditanami beberapa tanaman pangan. Malam itu saudara dari Sumatra tiba di rumah dan paling suka dengan menu mie rebus buatan Sriwati. Daun bawang, seledri, dan sawi ditanam di pekarangan rumahnya.

Sriwati, tinggal di lereng pegunungan Gunung Lawu Jawa Timur. Ia menuturkan bahwa kebiasaan menanam tanaman pangan di pekarangan rumah ini sudah didapatkannya sejak lama. “Sudah kebiasaan dari orang tua dulu mas”, tuturnya singkat sembari memetik beberapa daun bawang. Namun, ia juga menuturkan akhir-akhir ini penduduk sekitar rumahnya marak menanam di polybag dan diletakkan di pekarangan rumah yang kebanyakan pekarangan telah ditutup dengan konblok.

Sekilas diamati, di lokasi rumahnya telah mendapatkan program bantuan dari Badan Ketahanan Pangan, Kegiatan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). Kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan ketersediaan dan cadangan pangan hidup keluarga, meningkatkan penganekaragaman pangan, meningkatkan kualitas gizi keluarga, meningkatkan pendapatan keluarga, dan menumbuhkembangkan ekonomi kreatif di setiap desa.

KRPL merupakan kawasan pengembangan aneka tanaman ternak (unggas), ikan/belut secara terpadu di pekarangan, fasilitas umum milik desa, dan kanan kiri jalan desa. Rumah Pangan Lestari diharapkan benar-benar mewujud dari adanya kegiatan yang menyasar warga pedesaan sampai tingkat rumah tangga.

Sasaran utama dari kegiatan KRPL ini adalah seluruh desa dan kelurahan di Jawa Timur melalui 1) pemberdayaan ibu-ibu rumah tangga yang tergabung dalam PKK Desa dan Dasa Wisma sebagai pelaku dan pengelola pekarangan, 2) menumbuhkembangkan kebun bibit desa dan sarana penunjang lainnya, 3) menigkatkan peran Koperasi Wanita yang ada di setiap desa sebagai sumber permodalan penyedia agro input dan pemesan hasil produksi baik segar maupun olahan, 4) meningkatkan peran POSYANDU/PAUD sebagai sarana peningkatan gizi keluarga. (Ak)